Di saat ku merenung di tengah malam
kutemukan seberkas cahaya keindahan-Mu
Ku tak sanggup berpaling sesaat pun
untuk mengingat kebesar_Mu
Di saat ku merenung di tengah malam
kutemukan seberkas cahaya keindahan-Mu
Ku tak sanggup berpaling sesaat pun
untuk mengingat kebesar_Mu
Posted in Uncategorized | Leave a Comment »
Cupak nan Duo, Tambo dan Sejarah
Mengapa harus mempelajari tambo ? Tambo berbeda dengan sejarah.
Sampai kini belum ada di dalam perbendaharaan kalimat bahasa kita “dendam tambo”, akan tetapi sebaliknya, banyak diantara kita yang menderita “dendam sejarah” yang tidak bisa dihilangkan begitu saja pada diri orang pribadi maupun kelompok, meskipun ajaran agama mengajarkan untuk tidak mendendam !
Kalau manusia membutuhkan sejarah untuk diambil hikmah dari catatan yang bersifat kuantitatif dan objektif yang diperiksa dari peristiwa-peristiwa masa lalunya, maka tambopun bisa diambil hikmahnya dari pe rasa an orang/sekelompok orang terhadap budaya masa-lalunya, yang nilainya bersifat kualitatif dan subjektif
Hal inilah yang dipesankan oleh nenek moyang, agar manusia di dalam hidup di dunia memakai raso dengan pereso atau raso dibawa naik ke atas (dari hati ke otak kanan) dan pareso dibawa turun (dari otak kiri ke pancaindera.)
Oleh sebab itu jagalah pertumbuhan dan perkembangan otak balita dengan makanan bergizi untuk memahami hakikat yang terkandung di dalam tambo ini. Continue Reading »
Posted in Uncategorized | Leave a Comment »
Dalam Tambo disebutkan bahwa Iskandar Zulkarnain mempunyai tiga anak, yaitu Maharajo Alif, Maharajo Dipang, dan Maharajo Dirajo. Maharajo Alif menjadi raja di Benua Ruhun (Romawi), tetapi Josselin de Jong mengatakan, menjadi raja di Turki. Maharajo Dipang menjadi raja di negeri Cina, sedangkan Maharajo Dirajo menjadi raja di Pulau Emas (Sumatera).
Kalau kita melihat kalimat-kalimat Tambo sendiri, maka dikatakan sebagai berikut: “…Tatkala maso dahulu, batigo rajo naiek nobat, nan sorang Maharajo Alif, nan pai ka banua Ruhun, nan sorang Maharajo Dipang nan pai ka Nagari Cino, nan sorang Maharajo Dirajo manapek ka pulau ameh nan ko…” (pada masa dahulu kala, ada tiga orang yang naik tahta kerajaan, seorang bernama Maharaja Alif yang pergi ke negeri Ruhun, yang seorang Maharajo Dipang yang pergi ke negeri Cina, dan seorang lagi bernama Maharajo Dirajo yang menepat ke pulau Sumatera).
Posted in Uncategorized | Leave a Comment »
Menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 pengertian pernikahan adalah ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami isteri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.
Pernikahan dianggap sah apabila dilakukan menurut hukum perkawinan masing-masing agama dan kepercayaan serta tercatat oleh lembaga yang berwenang menurut perundang-undangan yang berlaku.
Perkawinan adalah salah satu bentuk ibadah yang kesuciannya perlu dijaga oleh kedua belah pihak baik suami maupun istri. Perkawinan bertujuan untuk membentuk keluarga yang bahagia sejahtera dan kekal selamanya. Perkawinan memerlukan kematangan dan persiapan fisik dan mental karena menikah / kawin adalah sesuatu yang sakral dan dapat menentukan jalan hidup seseorang.
Dasar dan Tujuan Pernikahan Menurut Agama Islam :
A. Dasar Hukum Agama Pernikahan / Perkawinan (Q.S. 24-An Nuur : 32)
“Dan kawinlah orang-orang yang sendirian di antara kamu dan mereka yang berpekerti baik. Termasuk hamba-hamba sahayamu yang perempuan.”
B. Tujuan Pernikahan / Perkawinan (Q.S. 30-An Ruum : 21)
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu pasangan hidup dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.”
Posted in Uncategorized | Leave a Comment »
Ya Allah, jika aku jatuh cinta, cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya pada-Mu, agar bertambah kekuatan ku untuk mencintai-Mu.
Ya Muhaimin, jika aku jatuh cinta, jagalah cintaku padanya agar tidak melebihi cintaku pada-Mu
Ya Allah, jika aku jatuh hati, izinkanlah aku menyentuh hati seseorang yang hatinya tertaut pada-Mu, agar tidak terjatuh aku dalam jurang cinta semu.
Ya Rabbana, jika aku jatuh hati, jagalah hatiku padanya agar tidak berpaling pada hati-Mu.
Ya Rabbul Izzati, jika aku rindu, rindukanlah aku pada seseorang yang merindui syahid di jalan-Mu.
Ya Allah, jika aku rindu, jagalah rinduku padanya agar tidak lalai aku merindukan syurga-Mu.
Ya Allah, jika aku menikmati cinta kekasih-Mu, janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan indahnya bermunajat di sepertiga malam terakhirmu.
Ya Allah, jika aku jatuh hati pada kekasih-Mu, jangan biarkan aku tertatih dan terjatuh dalam perjalanan panjang menyeru manusia kepada-Mu.
Ya Allah, jika Kau halalkan aku merindui kekasih-Mu, jangan biarkan aku melampaui batas sehingga melupakan aku pada cinta hakiki dan rindu abadi hanya kepada-Mu.
Ya Allah Engaku mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta pada-Mu, telah berjumpa pada taat pada-Mu, telah bersatu dalam dakwah pada-MU, telah berpadu dalam membela syariat-Mu. Kokohkanlah ya Allah ikatannya. Kekalkanlah cintanya. Tunjukilah jalan-jalannya. Penuhilah hati-hati ini dengan nur-Mu yang tiada pernah pudar. Lapangkanlah dada-dada kami dengna limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan bertawakal di jalan-Mu.
Posted in MEngenal Diri | Leave a Comment »
Jangan bangun rumahmu di tanah orang lain,
Bekerjalah demi cita-cita dirimu yang hakiki di dunia ini,
Jangan sampai kau terjerat oleh bujukan orang asing,
Siapa orang asing itu kecuali nafsumu yang berlebihan pada dunia
Dialah sumber bencana dan kepiluan hidupmu
Selama hanya tubuh yang kaurawat dan kaumanjakan
Jiwamu tidak akan subur, juga tidak akan teguh
Di bagian lain dalam Matsnawi sang sufi menuturkan:
“Hawa nafsumu adalah ibu semua berhala:
Berhala benda ialah ular, berhala jiwa ialah naga
Menghancurkan berhala itu mudah, namun menganggap mudah
Menghancurkan hawa nafsu itu tolol
Wahai Anakku, apabila kauingin mengetahui bentuk hawa nafsu
Bacalah uraian tentang neraka dengan tujuh pintunya
Dari hawa nafsu setiap saat bermunculan tipu muslihat
Dan dari setiap tipu muslihat seratus Fir’aun dan bala tentaranya terjerumus
Posted in 1 | Leave a Comment »
Dengan berzikir kepada-Nya, hati pun akan tenang. Ada energi positif yang masuk ke dalam jiwa. Saat berzikir kita melakukan hubungan dengan Allah SWT. Memohon perlindungan dari energi negatif hawa nafsu maupun setan. Dan dengan berzikir Allah SWT akan berkenan menurunkan rahmat-Nya.
Posted in 1 | Leave a Comment »
Kalau kritik kita sikapi dengan arif, maka akan menyehatkan jiwa. kita akan matang dan dewasa
Tapi kalau kritik selalu dipandang sebagai ancaman yang harus ditolak dan hanya mau mendengar pujian, kita bisa lupa diri
Kritikan yang terasa pahit tapi menyehatkan tentu lebih baik dari pada pujian yang melenakan.
Posted in 1 | Leave a Comment »
Posted in 1 | Leave a Comment »
MEDITASI SUFI
Muraqabah adalah meditasi. Meditasi adalah konsentrasi dan fokus. Meditasi adalah meminta
dan mencari jalan untuk mencapai apa yang Anda cari. MEDITASI SUFI adalah tingkat terakhir,
titik akhir dari spiritualitas yang mampu kita capai. Meditasi bukannya duduk di atas kaki
Anda, bersila, memejamkan mata sambil berpikir bahwa Anda telah mencapai apa yang sedang
Anda cari. Hal tersebut hanyalah imitasi, bukan meditasi sebenarnya.
Meditasi bukanlah bagi pemula. Ini merupakan tingkat akhir pagi para darwish dalam Thareqat Continue Reading »
Posted in Renungan HAti | Leave a Comment »